Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 9. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 9. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Januari 2019

BIANG KERINGAT

BIANG KERINGAT



Apa itu biang keringat?

Biang keringat, atau juga dikenal dengan miliaria, adalah jenis ruam kulit yang terjadi saat keringat, sel kulit mati, atau bakteri terperangkap di bawah kulit, atau saat kelenjar keringat tersumbat. Biang keringat biasanya muncul pada leher, bahu, dada dan area di sekitar ketiak, siku, dan pangkal paha.
Biang keringat biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun pada kasus yang serius, biang keringat dapat mengganggu mekanisme regulasi panas pada tubuh.

Seberapa umumkah biang keringat?

Siapapun dapat mengalami biang keringat. Bayi dan anak-anak dapat mengalami biang keringat saat cuaca panas atau lembap, karena kelenjar keringat masih belum terbentuk sempurna. Biang keringat dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala biang keringat?

Gejala-gejala umum dari biang keringat adalah:
  • Benjolan-benjolan dan lenting yang merah dan kecil pada kulit
  • Pembengkakan ringan
  • Gatal-gatal
  • Sensasi perih atau tertusuk-tusuk secara intens.
Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Biang keringat biasanya menghilang dalam beberapa hari, namun dapat mempengaruhi regulasi panas pada tubuh. Anda harus menghubungi dokter apabila Anda mengalami:
  • Area yang terpengaruh terasa sangat sakit atau bengkak
  • Lenting mengandung terlalu banyak nanah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada ketiak, leher atau pangkal paha
  • Demam atau menggigil.
Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab biang keringat?

Biang keringat terjadi saat suhu panas dan lembap. Kondisi ini terjadi apabila Anda tinggal atau berpergian ke negara-negara tropis atau mengenakan pakaian yang membuat kulit tidak dapat bernapas. Biang keringat biasanya akan lebih parah pada area yang tertutup. Pada beberapa kasus, orang dapat mengalami biang keringat saat musim dingin karena pakaian yang digunakan.
Pada orang dewasa, keringat berlebih dapat membuat pori-pori dan kelenjar keringat bekerja berlebih dan tersumbat. Keringat yang tersumbat membuat iritasi kulit dan biang keringat. Pada anak-anak, kelenjar keringat mereka masih belum terbentuk dengan sempurna dan mudah pecah, menyebabkan keringat terperangkap di bawah kulit.
Memiliki berat badan berlebih atau obesitas dapat menyebabkan keringat berlebih. Olahraga dan bed rest yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan biang keringat.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk biang keringat?

Ada banyak faktor risiko untuk biang keringat, yaitu:
  • Bayi yang baru lahir lebih mudah mengalami biang keringat selama 1 minggu pertama.
  • Orang yang tinggal di daerah dengan iklim tropis lebih mudah mengalami biang keringat.
  • Aktivitas fisik yang berlebih tanpa pakaian yang sesuai.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana biang keringat didiagnosis?

Biang keringat dapat didiagnosis dengan melihat tampilan kulit.

Apa saja pengobatan untuk biang keringat?

Biang keringat biasanya akan menghilang sendiri dalam beberapa hari. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi biang keringat adalah menghindari panas, lembap, mengenakan pakaian katun yang longgar, dan kurangi berkeringat.
Anda juga dapat menggunakan pengobatan untuk meredakan rasa gatal. Beberapa obat adalah: losion calamine, krim hydrocortisone, tablet antihistamin dan steroid topikal. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan pengobatan yang memerlukan resep.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi biang keringat?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi biang keringat:
  • Hindari merasa kepanasan dengan berteduh saat di luar dan minum banyak air untuk menghidrasi tubuh Anda.
  • Mandi dengan air dingin untuk menyejukkan kulit Anda. Berada di ruang ber-AC atau menggunakan kipas angin juga dapat membantu. Anda dapat menggunakan kompres dingin, namun hindari menggunakannya lebih dari 20 menit.





SUMBER: https://hellosehat.com/penyakit/biang-keringat-2/

JERAWAT

JERAWAT



Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang.[1] Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya.[2] Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat,"Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya."[2] Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit.[1] Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.[1]

Penyebab[sunting | sunting sumber]

Produksi minyak berlebihan[sunting | sunting sumber]

Jerawat tidak selalu muncul karena kotor, melainkan lebih disebabkan faktor dari dalam tubuh.[3] Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.[4] Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri.[3]

Sel-sel kulit mati[sunting | sunting sumber]

Umumnya, jerawat disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen.[3] Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati.[3] Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan jumlah debu atau kotoran yang sudah meningkat itu, campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih.[5] Banyak yang beranggapan, bahwa jerawat hanya menyerang muka, tetapi jerawat bisa juga menyerang bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan atas.[4]

Bakteri[sunting | sunting sumber]

Yang membuat masalah semakin rumit, bakteri biasanya ada di kulit, yang disebut P. acne, yang cenderung berkembang biak di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat, yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya.[5] Kelenjar tersebut terus membengkak, dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya.[5] Inilah yang menyebabkan jerawat batu jenis yang paling mungkin, yaitu meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen.[5]

Kosmetik[sunting | sunting sumber]

Penyumbatan pori-pori seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.

Obat-obatan[sunting | sunting sumber]

Konsumsi obat kortikosteroid, baik oral (obat minum) maupun topical (obat oles), yang mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, juga meningkatkan potensi timbulnya jerawat karena aktivitas bakteri patogen yang meningkat.

Telepon Genggam[sunting | sunting sumber]

Permukaan telepon genggam bisa jadi media subur untuk tumbuhnya bakteri. Untuk mencegahnya, bersihkan permukaan telepon secara rutin dengan alkohol, dan usahakan jangan menempelkan telepon genggam ke pipi ketika menelepon.

Stres[sunting | sunting sumber]

sebenarnya, stres tidak secara langsung menyebabkan jerawat. Masalahnya, ada hormon tertentu yang keluar saat seseorang stres, yang memungkinkan tumbuhnya jerawat. Tak hanya itu, stres membuat orang tersebut mempunyai pola makan yang cenderung banyak mengkonsumsi makanan manis dan berlemak, sebagai "pelarian" dari stres.

Jenis[sunting | sunting sumber]

Komedo sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead)memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.
  • Jerawat biasa.[4]
Jenis jerawat ini mudah dikenal, tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri jenis propionibacterium acne. Bakteri ini biasanya hidup di saluran kelenjar sebaceous yang tersumbat, yaitu di daerah tempat beradanya asam lemak pada kantung kelenjar sebaceous yang tersembunyi di dalam pori-pori kulit. Diberi nama propionibacterium karena mampu memproduksi asam propionik (propionic acid). Bakteri ini merupakan jenis anaerobik sehingga dapat hidup tanpa butuh oksigen, dan mempunyai ciri-ciri aerotolerant yang menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan, juga telepon. Stres, hormon dan udara yang lembap, dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat.
  • Jerawat batu (Cystic acne).[4]
Cystic acne adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul diseluruh muka. Penderita cystic acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini. Secara genetikpenderitanya memiliki:
  1. Kelenjar minyak yang over aktif yang membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak,
  2. Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal
  3. Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit




SUMBER: https://id.wikipedia.org/wiki/Jerawat

KANKER GINJAL

KANKER GINJAL



Kanker ginjal

Apakah kanker ginjal itu?

Kanker ginjal merupakan tumor ganas yang berasal dari urinary tubular epithelium, secara umum pertumbuhannya agak lambat, akan tetapi terkadang juga bisa sangat cepat, dapat tumbuh pada setiap bagian dari renal parenchyma. Kanker ginjal dapat invasi bertahap ke jaringan dan organ terdekat melalui tumor primer, juga dapat metastase keluar melalui limfatik atau pembuluh darah vena.

Tingkat insiden kanker ginjal

Kanker ginjal merupakan salah satu tumor ganas yang sering dijumpai pada sistem urinary, dengan tingkat insiden mencapai 3%~6% dari semua tumor ganas. Setiap tahunnya tingkat insiden kanker ginjal di seluruh dunia bertambah 2%, pasien kanker ginjal yang meninggal setiap tahun mendekati 100000 kasus. Kanker ginjal menduduki tingkatan 80%~90% dari tumor ganas orang dewasa. Merupakan tumor ginjal yang paling sering dijumpai pada orang dewasa. Perbandingan antara pasien kanker ginjal pria dan wanita adalah 2:1, dapat terjadi pada berbagai usia, tingkat insiden usia tertinggi 50-70 tahun.
Kanker Ginjal

Persentase kesintasan kanker ginjal

Banyak faktor berpengaruh terhadap tingkat pertahanan hidup kanker ginjal, umumnya pasien kanker ginjal setelah operasi nephrectomy tingkat pertahanan hidup 5 tahun sekitar 35%~40%, tingkat pertahanan hidup 10 tahun sekitar 17%~30%. Prognosis kanker ginjal terkadang sulit diestimasi, dalam jangka waktu 20 - 30 tahun bahkan lebih lama lagi setelah operasi nephrectomy, muncul lesi metastase.

Apa penyebab terjadinya kanker ginjal?

Tingkat insiden kanker ginjal sangat tinggi, akan tetapi manusia masih belum mengerti jelas penyebab sebenarnya kanker ginjal. Terjadinya kanker ginjal merupakan akibat efek bersama dari berbagai faktor.
(1) Merokok : Bahaya mengidap kanker ginjal bagi orang yang merokok di atas 30 tahun dan menghisap rokok tanpa filter sangat tinggi.
(2) Kegemukan dan tekanan darah tinggi : Kegemukan dan tekanan darah tinggi merupakan dua faktor berbahaya yang dapat memicu kanker ginjal pada kaum pria.
(3) Pekerjaan : Pekerja bidang logam, pekerja percetakan surat kabar, pekerja arang batubara, industri dry cleaning dan pekerja produk petrokimia, semuanya bisa meningkatkan tingkat insiden kanker ginjal dan resiko kematian.
(4) Sinar radiasi : Dalam jangka waktu lama terpapar di bawah sumber radioaktif lemah dapat meningkatkan resiko mengidap kanker ginjal.
(5) Gentetik: Populasi orang yang anggota kelurganya kena kanker, tingkat insidennya lebih tinggi dari orang biasa.
(6) Makanan dan obat : Menurut survey, mengkonsumsi produk susu, protein hewani dan lemak dalam jumlah tinggi, kurang mengkonsumsi buah dan sayuran merupakan faktor bahaya yang dapat menyebabkan terjadinya kanker ginjal.

Gejala kanker ginjal

1. Tidak ada gejala yang jelas : Sampai saat ini, dalam klinis lebih dari 40% kanker ginjal ditemukan pada saat pemeriksaan kesehatan atau pemeriksaan karena alasan lain secara kebetulan, tidak ada gejala atau tanda yang jelas. Dalam proses pemeriksaan, tingkat insiden semakin meningkat tiap tahun, kebanyakan merupakan lesi awal, prognosisnya bagus. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala sangat penting.
2. Gejala lokal yang khas : Kencing darah, sakit pinggang, benjolan dalam perut dikenal sebagai tiga gejala kanker ginjal yang utama. Pada saat ketiga gejala ini semuanya muncul pada tubuh pasien, kebanyakan mengartikan kondisi penyakit telah berkembang sampai pada stadium lanjut, harapan untuk berobat kecil sekali, akan tetapi keadaan seperti ini sangat sedikit. Kebanyakan pasien hanya muncul satu atau dua gejala dari tiga gejala di atas.
(1) Kencing darah : Sekitar 40% pasien kanker ginjal akan muncul gejala kencing darah, muncul kencing darah yang dapat dilihat dengan mata telanjang, juga dapat muncul kencing darah di bawah pantauan mikroskop. Pada saat kencing darah dalam jumlah banyak membentuk gumpalan darah muncul gejala sakit kolik ginjal, nyeri buang air kecil, disuria, bahkan retensi urin.
(2) Benjolan : Ginjal berada di retroperitoneal, letaknya dalam, pada saat perut diraba tidak dapat terasa, hanya pada saat ukuran tumor agak besar atau pada saat tumor terletak pada bagian bawah ginjal baru dapat teraba ada benjolan, sekitar 10%~40% pasien dapat teraba ada benjolan diperut, terkadang gejala ini merupakan gejala satu-satunya.
(3) Rasa sakit : Sakit pinggang dikarenakan tumor setelah bertumbuh besar, keelastisan lapisan luar ginjal meningkat atau tumor invasi ke jaringan sekitar sehingga menimbulkan rasa sakit tumpul monoton (terus-menerus). Tingkat kemunculan gejala nyeri adalah 20%~40%. Bila berkaitan dengan gejala yang timbul harus segera berobat, agar tidak menunda penyakit.
3. Gejala seluruh tubuh: 10%~40% pasien mengalami paraneoplastik syndrome, dengan gejala tekanan darah tinggi, anemia, berat badan turun, cachexia, meradang, polycythemia, disfungsi liver dan lainnya
4. Gejala metastase: Karena terjadi metastase pasien mungkin akan mengalami sakit tulang, patah tulang, batuk, batuk berdarah dan gejala lainnya. Kurang lebih 10% dari pasien berobat karena adanya metastase. Gejala klinis kanker ginjal bervariasi,bila ditemukan adanya gejala seperti yang disebutkan tadi,segera konsultasi dengan dokter spesialis untuk melakukan pemeriksaan dengan yang berkaitan seperlunya.
Kanker Ginjal 2

Metode dianogsis apa saja?

Diagnosis klinis utama kanker ginjal mengandalkan imaging diagnosis, untuk identifikasi diperlukan pemeriksaan patologi
1. Imaging diagnosis
(1) Pemeriksaan X-ray: Para radiografi pinggang dapat menunjukkan pencitraan lesi situs ginjal meningkat tidak teratur, bayangan otot besar pinggang kabur. Pada intravenous phelograpi sering terlihat pelvis atau calyceal tertekan, distorsi, memanjang atau terbalik.
(2) USG : Dapat membedakan antara massa dan kista ginjal, juga menunjukkan lingkup kanker ginjal, apakah ada invasi ke organ terdekat dan ada tidaknya metastase pada liver dan limpa.
(3) CT scan: Terutama digunakan untuk diagnosis space occupying lesi ginjal dan identifikasi massa kistik dan massa yang solid, dengan tingkat akurasi yang mencapai 95%. Dapat dengan obyektif memberi evaluasi lebih akurat ukuran tumor, bentuk, kepadatan, ada tidaknya   ④ Magnetic Resonance Imaging(MRI): Dapat dengan jelas mengidentifikasi massa solid dan kista ginjal.
2. Pemeriksaan patologi
Biopsi ginjal dapat secara dini mendapatkan pathomorphologi diagnosis.
Pementasan stadium kanker ginjal
Menurut metode Robson, stadium kanker ginjal dapat dibagi menjadi tahap-tahap berikut di bawah ini :
Stadium I: Tumor terletak di dalam kapsul ginjal.
Stadium II: Tumor invasi ke lemak sekitar ginjal, tapi masih terbatas pada fasia perirenal.
Stadium III: dibagi menjadi stadium IIIa, stadium IIIb dan stadium IIIc
Stadium IIIa: Tumor invasi ke vena ginjal atau inferior vena pulsa statis;
Stadium IIIb: Invasi ke kelenjar getah bening regional
Stadium IIIc: Di saat bersamaan invasi ke vena ginjal, vena cava inferior, kelenjar getah bening.
Stadium IV: dibagi menjadi stadium IVa dan stadium IVb.
Stadium Iva: Tumor invasi ke organ yang berdekatan dengan ekstra-adrenal;
Stadium Ivb: Metastasis jauh tumor.

Metode pengobatan kanker ginjal

Setelah diagnosis kanker dan pementasan, dokter akan membicarakan secara spesifik tentang program pengobatan, pada saat ini menyediakan sedikit waktu untuk berpikir tentang progam pengobatan yang akan dipilih sangatlah penting. Salah satu faktor pengaruh yang penting adalah pementasan kanker. Pertimbangan lainnya termasuk kondisi kesehatan sendiri,efek samping dari progam pengobatan, apakah dapat memperpanjang hidup, meringankan gejala dan lainnya.
Jika menderita kanker ginjal, maka pilihan pengobatannya termasuk: operasi, radioterapi, terapi bertarget, imunoterapi, kemoterapi atau terapi-terapi ini digunakan bersama.
1. Operasi
(1) Operasi pengangkatan seluruh ginjal, kelenjar adrenal dan reseksi jaringan adiposa di sekitar ginjal. Juga pengangkatan kelenjar getah bening didekatnya. Kebanyakan pasien oleh karena itu hanya dapat bergantung pada satu ginjal untuk menyaring urin.
(2) Diseksi kelenjar getah bening : Ketika kanker telah mencapai kelenjar getah bening, banyak dokter di saat melakukan reseksi radikal, juga akan membersihkan kelenjar getah bening.
(3) Partial nephrectomy : Eksisi bagian jaringan ginjal yang mengandung tumor.
(4) Reseksi metastasis: Reseksi tumor yang telah metastase, hal
ini dapat membantu mengurangi rasa sakit pasien dan gejalanya.
2. Metode Terapi pisau Ar-He
Di bawah panduan USG atau CT, probe pembekuan ditusukkan ke dalam tumor, disalurkan gas argon dengan cepat menurunkan suhu tumor, kemudian mengubah menyalurkan gas helium, sehingga bola es menghangat kembali, setidaknya dua kali siklus, sehingga mencapai penghancuran jaringan tumor.
3. Radiofrekuensi ablasi
Teknologi ini adalah penerapan energi tinggi gelombang radio untuk memanaskan tumor. Di bawah panduan peralatan pencitraan, dengan perkutan ditusukkan ke tumor melalui kulit, tumor dipanaskan dengan frekuensi tinggi untuk menghancurkan sel-sel tumor.
4. Metode Radioterapi
Radioterapi adalah penerapan sinar berenergi tinggi ( seperti sinar X ) untuk membunuh atau mengecilkan sel kanker .
5. Metode terapi bertarget
Terapi bertarget adalah untuk menghambat pertumbuhan pembuluh darah yang mensuplai nutrisi untuk tumor dan pertumbuhan sel kanker di bagian lain.
6. Metode imunoterapi
Terutama untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sendiri untuk melawan atau menghancurkan sel-sel kanker.
7. Metode kemoterapi
Kemoterapi adalah dengan menginjeksikan obat anti kanker ke pembuluh darah atau dengan pil oral. Obat ini akan melalui darah mengalir ke seluruh tubuh.

Terapi karakteristik TCM

TCM setelah bertahun-tahun melakukan eksplotasi dan penelitian, TCM efektif dalam pengobatan yang seimbang dan menguatkan tubuh dalam melawan kanker, obat TCM dapat menjelajahi dalam seluruh proses pengobatan kanker ginjal, para ahli dapat menggabungkan teori diagnosa dan pengobatannya dengan metode terapi lainnya untuk meningkatkan efektifitas pengobatan dan meminimalisasi racun, penggunaan TCM murni juga memiliki efektif tertentu dalam menghambat perkembangan tumor, memperbaiki kualitas hidup dan lainnya. Selain itu akupunktur, penusukan jarum, injeksi akupoin, urut, qigong terapi juga sangat membantu pasien kanker ginjal untuk mengurangi gejala dan meningkatkan khasiat.

Bisa mendapatkan dukungan apa saja?

Dalam praktek telah membuktikan bahwa pelayanan dan pengobatan tim gabungan multi-disiplin yang terdiri dari bedah onkologi, medis onkologi, pengobatan tradisional China, patologi, radiologi, ahli anestesi, suster perawat profesional dan lainnya, dengan adanya sekelompok tim ahli kanker pengobatan barat dan pengobatan tradisional yang terkenal, dapat menentukan program pengobatan yang paling efektif, paling cocok, paling ekonomis untuk pasien, sehingga sangat meningkatkan hasil pengobatan pasien kanker.
Tim gabungan multi-disiplin dari Rumah Sakit Modern Cancer Guangzhou dengan metode sistem medis “one-stop”, melakukan diagnosis dan pengobatan komprehensif terhadap pasien, dengan tidak menambah bebannya pasien, di satu sisi memberikan layanan medis menyeluruh secara mendekat untuk pasien, di sisi lainnya lebih meningkatkan efisiensi dan standar medis. Jalur komunikasi antara dokter dengan pasien yang beragam, termasuk konsultasi online, melalui email, komunikasi telepon dan pertemuan secara langsung, menyediakan layanan konsultasi secara umum bagi pasien, membantu mereka dapat secara efisien melawan kanker. Tim pengobatan yang terdiri dari dokter, suster perawat, ahli nutrisi dan penerjemah, bisa memenuhi berbagai level kebutuhan pasien dari berbagai negara yang berbeda. Dengan adanya lingkungan pertukaran informasi yang lancar pasien bisa merasa lebih tenang bekerja sama dengan rumah sakit untuk melakukan pengobatan.
SUMBER: Kanker ginjal

Apakah kanker ginjal itu?

Kanker ginjal merupakan tumor ganas yang berasal dari urinary tubular epithelium, secara umum pertumbuhannya agak lambat, akan tetapi terkadang juga bisa sangat cepat, dapat tumbuh pada setiap bagian dari renal parenchyma. Kanker ginjal dapat invasi bertahap ke jaringan dan organ terdekat melalui tumor primer, juga dapat metastase keluar melalui limfatik atau pembuluh darah vena.

Tingkat insiden kanker ginjal

Kanker ginjal merupakan salah satu tumor ganas yang sering dijumpai pada sistem urinary, dengan tingkat insiden mencapai 3%~6% dari semua tumor ganas. Setiap tahunnya tingkat insiden kanker ginjal di seluruh dunia bertambah 2%, pasien kanker ginjal yang meninggal setiap tahun mendekati 100000 kasus. Kanker ginjal menduduki tingkatan 80%~90% dari tumor ganas orang dewasa. Merupakan tumor ginjal yang paling sering dijumpai pada orang dewasa. Perbandingan antara pasien kanker ginjal pria dan wanita adalah 2:1, dapat terjadi pada berbagai usia, tingkat insiden usia tertinggi 50-70 tahun.
Kanker Ginjal

Persentase kesintasan kanker ginjal

Banyak faktor berpengaruh terhadap tingkat pertahanan hidup kanker ginjal, umumnya pasien kanker ginjal setelah operasi nephrectomy tingkat pertahanan hidup 5 tahun sekitar 35%~40%, tingkat pertahanan hidup 10 tahun sekitar 17%~30%. Prognosis kanker ginjal terkadang sulit diestimasi, dalam jangka waktu 20 - 30 tahun bahkan lebih lama lagi setelah operasi nephrectomy, muncul lesi metastase.

Apa penyebab terjadinya kanker ginjal?

Tingkat insiden kanker ginjal sangat tinggi, akan tetapi manusia masih belum mengerti jelas penyebab sebenarnya kanker ginjal. Terjadinya kanker ginjal merupakan akibat efek bersama dari berbagai faktor.
(1) Merokok : Bahaya mengidap kanker ginjal bagi orang yang merokok di atas 30 tahun dan menghisap rokok tanpa filter sangat tinggi.
(2) Kegemukan dan tekanan darah tinggi : Kegemukan dan tekanan darah tinggi merupakan dua faktor berbahaya yang dapat memicu kanker ginjal pada kaum pria.
(3) Pekerjaan : Pekerja bidang logam, pekerja percetakan surat kabar, pekerja arang batubara, industri dry cleaning dan pekerja produk petrokimia, semuanya bisa meningkatkan tingkat insiden kanker ginjal dan resiko kematian.
(4) Sinar radiasi : Dalam jangka waktu lama terpapar di bawah sumber radioaktif lemah dapat meningkatkan resiko mengidap kanker ginjal.
(5) Gentetik: Populasi orang yang anggota kelurganya kena kanker, tingkat insidennya lebih tinggi dari orang biasa.
(6) Makanan dan obat : Menurut survey, mengkonsumsi produk susu, protein hewani dan lemak dalam jumlah tinggi, kurang mengkonsumsi buah dan sayuran merupakan faktor bahaya yang dapat menyebabkan terjadinya kanker ginjal.

Gejala kanker ginjal

1. Tidak ada gejala yang jelas : Sampai saat ini, dalam klinis lebih dari 40% kanker ginjal ditemukan pada saat pemeriksaan kesehatan atau pemeriksaan karena alasan lain secara kebetulan, tidak ada gejala atau tanda yang jelas. Dalam proses pemeriksaan, tingkat insiden semakin meningkat tiap tahun, kebanyakan merupakan lesi awal, prognosisnya bagus. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala sangat penting.
2. Gejala lokal yang khas : Kencing darah, sakit pinggang, benjolan dalam perut dikenal sebagai tiga gejala kanker ginjal yang utama. Pada saat ketiga gejala ini semuanya muncul pada tubuh pasien, kebanyakan mengartikan kondisi penyakit telah berkembang sampai pada stadium lanjut, harapan untuk berobat kecil sekali, akan tetapi keadaan seperti ini sangat sedikit. Kebanyakan pasien hanya muncul satu atau dua gejala dari tiga gejala di atas.
(1) Kencing darah : Sekitar 40% pasien kanker ginjal akan muncul gejala kencing darah, muncul kencing darah yang dapat dilihat dengan mata telanjang, juga dapat muncul kencing darah di bawah pantauan mikroskop. Pada saat kencing darah dalam jumlah banyak membentuk gumpalan darah muncul gejala sakit kolik ginjal, nyeri buang air kecil, disuria, bahkan retensi urin.
(2) Benjolan : Ginjal berada di retroperitoneal, letaknya dalam, pada saat perut diraba tidak dapat terasa, hanya pada saat ukuran tumor agak besar atau pada saat tumor terletak pada bagian bawah ginjal baru dapat teraba ada benjolan, sekitar 10%~40% pasien dapat teraba ada benjolan diperut, terkadang gejala ini merupakan gejala satu-satunya.
(3) Rasa sakit : Sakit pinggang dikarenakan tumor setelah bertumbuh besar, keelastisan lapisan luar ginjal meningkat atau tumor invasi ke jaringan sekitar sehingga menimbulkan rasa sakit tumpul monoton (terus-menerus). Tingkat kemunculan gejala nyeri adalah 20%~40%. Bila berkaitan dengan gejala yang timbul harus segera berobat, agar tidak menunda penyakit.
3. Gejala seluruh tubuh: 10%~40% pasien mengalami paraneoplastik syndrome, dengan gejala tekanan darah tinggi, anemia, berat badan turun, cachexia, meradang, polycythemia, disfungsi liver dan lainnya
4. Gejala metastase: Karena terjadi metastase pasien mungkin akan mengalami sakit tulang, patah tulang, batuk, batuk berdarah dan gejala lainnya. Kurang lebih 10% dari pasien berobat karena adanya metastase. Gejala klinis kanker ginjal bervariasi,bila ditemukan adanya gejala seperti yang disebutkan tadi,segera konsultasi dengan dokter spesialis untuk melakukan pemeriksaan dengan yang berkaitan seperlunya.
Kanker Ginjal 2

Metode dianogsis apa saja?

Diagnosis klinis utama kanker ginjal mengandalkan imaging diagnosis, untuk identifikasi diperlukan pemeriksaan patologi
1. Imaging diagnosis
(1) Pemeriksaan X-ray: Para radiografi pinggang dapat menunjukkan pencitraan lesi situs ginjal meningkat tidak teratur, bayangan otot besar pinggang kabur. Pada intravenous phelograpi sering terlihat pelvis atau calyceal tertekan, distorsi, memanjang atau terbalik.
(2) USG : Dapat membedakan antara massa dan kista ginjal, juga menunjukkan lingkup kanker ginjal, apakah ada invasi ke organ terdekat dan ada tidaknya metastase pada liver dan limpa.
(3) CT scan: Terutama digunakan untuk diagnosis space occupying lesi ginjal dan identifikasi massa kistik dan massa yang solid, dengan tingkat akurasi yang mencapai 95%. Dapat dengan obyektif memberi evaluasi lebih akurat ukuran tumor, bentuk, kepadatan, ada tidaknya   ④ Magnetic Resonance Imaging(MRI): Dapat dengan jelas mengidentifikasi massa solid dan kista ginjal.
2. Pemeriksaan patologi
Biopsi ginjal dapat secara dini mendapatkan pathomorphologi diagnosis.
Pementasan stadium kanker ginjal
Menurut metode Robson, stadium kanker ginjal dapat dibagi menjadi tahap-tahap berikut di bawah ini :
Stadium I: Tumor terletak di dalam kapsul ginjal.
Stadium II: Tumor invasi ke lemak sekitar ginjal, tapi masih terbatas pada fasia perirenal.
Stadium III: dibagi menjadi stadium IIIa, stadium IIIb dan stadium IIIc
Stadium IIIa: Tumor invasi ke vena ginjal atau inferior vena pulsa statis;
Stadium IIIb: Invasi ke kelenjar getah bening regional
Stadium IIIc: Di saat bersamaan invasi ke vena ginjal, vena cava inferior, kelenjar getah bening.
Stadium IV: dibagi menjadi stadium IVa dan stadium IVb.
Stadium Iva: Tumor invasi ke organ yang berdekatan dengan ekstra-adrenal;
Stadium Ivb: Metastasis jauh tumor.

Metode pengobatan kanker ginjal

Setelah diagnosis kanker dan pementasan, dokter akan membicarakan secara spesifik tentang program pengobatan, pada saat ini menyediakan sedikit waktu untuk berpikir tentang progam pengobatan yang akan dipilih sangatlah penting. Salah satu faktor pengaruh yang penting adalah pementasan kanker. Pertimbangan lainnya termasuk kondisi kesehatan sendiri,efek samping dari progam pengobatan, apakah dapat memperpanjang hidup, meringankan gejala dan lainnya.
Jika menderita kanker ginjal, maka pilihan pengobatannya termasuk: operasi, radioterapi, terapi bertarget, imunoterapi, kemoterapi atau terapi-terapi ini digunakan bersama.
1. Operasi
(1) Operasi pengangkatan seluruh ginjal, kelenjar adrenal dan reseksi jaringan adiposa di sekitar ginjal. Juga pengangkatan kelenjar getah bening didekatnya. Kebanyakan pasien oleh karena itu hanya dapat bergantung pada satu ginjal untuk menyaring urin.
(2) Diseksi kelenjar getah bening : Ketika kanker telah mencapai kelenjar getah bening, banyak dokter di saat melakukan reseksi radikal, juga akan membersihkan kelenjar getah bening.
(3) Partial nephrectomy : Eksisi bagian jaringan ginjal yang mengandung tumor.
(4) Reseksi metastasis: Reseksi tumor yang telah metastase, hal
ini dapat membantu mengurangi rasa sakit pasien dan gejalanya.
2. Metode Terapi pisau Ar-He
Di bawah panduan USG atau CT, probe pembekuan ditusukkan ke dalam tumor, disalurkan gas argon dengan cepat menurunkan suhu tumor, kemudian mengubah menyalurkan gas helium, sehingga bola es menghangat kembali, setidaknya dua kali siklus, sehingga mencapai penghancuran jaringan tumor.
3. Radiofrekuensi ablasi
Teknologi ini adalah penerapan energi tinggi gelombang radio untuk memanaskan tumor. Di bawah panduan peralatan pencitraan, dengan perkutan ditusukkan ke tumor melalui kulit, tumor dipanaskan dengan frekuensi tinggi untuk menghancurkan sel-sel tumor.
4. Metode Radioterapi
Radioterapi adalah penerapan sinar berenergi tinggi ( seperti sinar X ) untuk membunuh atau mengecilkan sel kanker .
5. Metode terapi bertarget
Terapi bertarget adalah untuk menghambat pertumbuhan pembuluh darah yang mensuplai nutrisi untuk tumor dan pertumbuhan sel kanker di bagian lain.
6. Metode imunoterapi
Terutama untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sendiri untuk melawan atau menghancurkan sel-sel kanker.
7. Metode kemoterapi
Kemoterapi adalah dengan menginjeksikan obat anti kanker ke pembuluh darah atau dengan pil oral. Obat ini akan melalui darah mengalir ke seluruh tubuh.

Terapi karakteristik TCM

TCM setelah bertahun-tahun melakukan eksplotasi dan penelitian, TCM efektif dalam pengobatan yang seimbang dan menguatkan tubuh dalam melawan kanker, obat TCM dapat menjelajahi dalam seluruh proses pengobatan kanker ginjal, para ahli dapat menggabungkan teori diagnosa dan pengobatannya dengan metode terapi lainnya untuk meningkatkan efektifitas pengobatan dan meminimalisasi racun, penggunaan TCM murni juga memiliki efektif tertentu dalam menghambat perkembangan tumor, memperbaiki kualitas hidup dan lainnya. Selain itu akupunktur, penusukan jarum, injeksi akupoin, urut, qigong terapi juga sangat membantu pasien kanker ginjal untuk mengurangi gejala dan meningkatkan khasiat.

Bisa mendapatkan dukungan apa saja?

Dalam praktek telah membuktikan bahwa pelayanan dan pengobatan tim gabungan multi-disiplin yang terdiri dari bedah onkologi, medis onkologi, pengobatan tradisional China, patologi, radiologi, ahli anestesi, suster perawat profesional dan lainnya, dengan adanya sekelompok tim ahli kanker pengobatan barat dan pengobatan tradisional yang terkenal, dapat menentukan program pengobatan yang paling efektif, paling cocok, paling ekonomis untuk pasien, sehingga sangat meningkatkan hasil pengobatan pasien kanker.
Tim gabungan multi-disiplin dari Rumah Sakit Modern Cancer Guangzhou dengan metode sistem medis “one-stop”, melakukan diagnosis dan pengobatan komprehensif terhadap pasien, dengan tidak menambah bebannya pasien, di satu sisi memberikan layanan medis menyeluruh secara mendekat untuk pasien, di sisi lainnya lebih meningkatkan efisiensi dan standar medis. Jalur komunikasi antara dokter dengan pasien yang beragam, termasuk konsultasi online, melalui email, komunikasi telepon dan pertemuan secara langsung, menyediakan layanan konsultasi secara umum bagi pasien, membantu mereka dapat secara efisien melawan kanker. Tim pengobatan yang terdiri dari dokter, suster perawat, ahli nutrisi dan penerjemah, bisa memenuhi berbagai level kebutuhan pasien dari berbagai negara yang berbeda. Dengan adanya lingkungan pertukaran informasi yang lancar pasien bisa merasa lebih tenang bekerja sama dengan rumah sakit untuk melakukan pengobatan.
SUMBER: Kanker ginjal

Apakah kanker ginjal itu?

Kanker ginjal merupakan tumor ganas yang berasal dari urinary tubular epithelium, secara umum pertumbuhannya agak lambat, akan tetapi terkadang juga bisa sangat cepat, dapat tumbuh pada setiap bagian dari renal parenchyma. Kanker ginjal dapat invasi bertahap ke jaringan dan organ terdekat melalui tumor primer, juga dapat metastase keluar melalui limfatik atau pembuluh darah vena.

Tingkat insiden kanker ginjal

Kanker ginjal merupakan salah satu tumor ganas yang sering dijumpai pada sistem urinary, dengan tingkat insiden mencapai 3%~6% dari semua tumor ganas. Setiap tahunnya tingkat insiden kanker ginjal di seluruh dunia bertambah 2%, pasien kanker ginjal yang meninggal setiap tahun mendekati 100000 kasus. Kanker ginjal menduduki tingkatan 80%~90% dari tumor ganas orang dewasa. Merupakan tumor ginjal yang paling sering dijumpai pada orang dewasa. Perbandingan antara pasien kanker ginjal pria dan wanita adalah 2:1, dapat terjadi pada berbagai usia, tingkat insiden usia tertinggi 50-70 tahun.
Kanker Ginjal

Persentase kesintasan kanker ginjal

Banyak faktor berpengaruh terhadap tingkat pertahanan hidup kanker ginjal, umumnya pasien kanker ginjal setelah operasi nephrectomy tingkat pertahanan hidup 5 tahun sekitar 35%~40%, tingkat pertahanan hidup 10 tahun sekitar 17%~30%. Prognosis kanker ginjal terkadang sulit diestimasi, dalam jangka waktu 20 - 30 tahun bahkan lebih lama lagi setelah operasi nephrectomy, muncul lesi metastase.

Apa penyebab terjadinya kanker ginjal?

Tingkat insiden kanker ginjal sangat tinggi, akan tetapi manusia masih belum mengerti jelas penyebab sebenarnya kanker ginjal. Terjadinya kanker ginjal merupakan akibat efek bersama dari berbagai faktor.
(1) Merokok : Bahaya mengidap kanker ginjal bagi orang yang merokok di atas 30 tahun dan menghisap rokok tanpa filter sangat tinggi.
(2) Kegemukan dan tekanan darah tinggi : Kegemukan dan tekanan darah tinggi merupakan dua faktor berbahaya yang dapat memicu kanker ginjal pada kaum pria.
(3) Pekerjaan : Pekerja bidang logam, pekerja percetakan surat kabar, pekerja arang batubara, industri dry cleaning dan pekerja produk petrokimia, semuanya bisa meningkatkan tingkat insiden kanker ginjal dan resiko kematian.
(4) Sinar radiasi : Dalam jangka waktu lama terpapar di bawah sumber radioaktif lemah dapat meningkatkan resiko mengidap kanker ginjal.
(5) Gentetik: Populasi orang yang anggota kelurganya kena kanker, tingkat insidennya lebih tinggi dari orang biasa.
(6) Makanan dan obat : Menurut survey, mengkonsumsi produk susu, protein hewani dan lemak dalam jumlah tinggi, kurang mengkonsumsi buah dan sayuran merupakan faktor bahaya yang dapat menyebabkan terjadinya kanker ginjal.

Gejala kanker ginjal

1. Tidak ada gejala yang jelas : Sampai saat ini, dalam klinis lebih dari 40% kanker ginjal ditemukan pada saat pemeriksaan kesehatan atau pemeriksaan karena alasan lain secara kebetulan, tidak ada gejala atau tanda yang jelas. Dalam proses pemeriksaan, tingkat insiden semakin meningkat tiap tahun, kebanyakan merupakan lesi awal, prognosisnya bagus. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala sangat penting.
2. Gejala lokal yang khas : Kencing darah, sakit pinggang, benjolan dalam perut dikenal sebagai tiga gejala kanker ginjal yang utama. Pada saat ketiga gejala ini semuanya muncul pada tubuh pasien, kebanyakan mengartikan kondisi penyakit telah berkembang sampai pada stadium lanjut, harapan untuk berobat kecil sekali, akan tetapi keadaan seperti ini sangat sedikit. Kebanyakan pasien hanya muncul satu atau dua gejala dari tiga gejala di atas.
(1) Kencing darah : Sekitar 40% pasien kanker ginjal akan muncul gejala kencing darah, muncul kencing darah yang dapat dilihat dengan mata telanjang, juga dapat muncul kencing darah di bawah pantauan mikroskop. Pada saat kencing darah dalam jumlah banyak membentuk gumpalan darah muncul gejala sakit kolik ginjal, nyeri buang air kecil, disuria, bahkan retensi urin.
(2) Benjolan : Ginjal berada di retroperitoneal, letaknya dalam, pada saat perut diraba tidak dapat terasa, hanya pada saat ukuran tumor agak besar atau pada saat tumor terletak pada bagian bawah ginjal baru dapat teraba ada benjolan, sekitar 10%~40% pasien dapat teraba ada benjolan diperut, terkadang gejala ini merupakan gejala satu-satunya.
(3) Rasa sakit : Sakit pinggang dikarenakan tumor setelah bertumbuh besar, keelastisan lapisan luar ginjal meningkat atau tumor invasi ke jaringan sekitar sehingga menimbulkan rasa sakit tumpul monoton (terus-menerus). Tingkat kemunculan gejala nyeri adalah 20%~40%. Bila berkaitan dengan gejala yang timbul harus segera berobat, agar tidak menunda penyakit.
3. Gejala seluruh tubuh: 10%~40% pasien mengalami paraneoplastik syndrome, dengan gejala tekanan darah tinggi, anemia, berat badan turun, cachexia, meradang, polycythemia, disfungsi liver dan lainnya
4. Gejala metastase: Karena terjadi metastase pasien mungkin akan mengalami sakit tulang, patah tulang, batuk, batuk berdarah dan gejala lainnya. Kurang lebih 10% dari pasien berobat karena adanya metastase. Gejala klinis kanker ginjal bervariasi,bila ditemukan adanya gejala seperti yang disebutkan tadi,segera konsultasi dengan dokter spesialis untuk melakukan pemeriksaan dengan yang berkaitan seperlunya.
Kanker Ginjal 2

Metode dianogsis apa saja?

Diagnosis klinis utama kanker ginjal mengandalkan imaging diagnosis, untuk identifikasi diperlukan pemeriksaan patologi
1. Imaging diagnosis
(1) Pemeriksaan X-ray: Para radiografi pinggang dapat menunjukkan pencitraan lesi situs ginjal meningkat tidak teratur, bayangan otot besar pinggang kabur. Pada intravenous phelograpi sering terlihat pelvis atau calyceal tertekan, distorsi, memanjang atau terbalik.
(2) USG : Dapat membedakan antara massa dan kista ginjal, juga menunjukkan lingkup kanker ginjal, apakah ada invasi ke organ terdekat dan ada tidaknya metastase pada liver dan limpa.
(3) CT scan: Terutama digunakan untuk diagnosis space occupying lesi ginjal dan identifikasi massa kistik dan massa yang solid, dengan tingkat akurasi yang mencapai 95%. Dapat dengan obyektif memberi evaluasi lebih akurat ukuran tumor, bentuk, kepadatan, ada tidaknya   ④ Magnetic Resonance Imaging(MRI): Dapat dengan jelas mengidentifikasi massa solid dan kista ginjal.
2. Pemeriksaan patologi
Biopsi ginjal dapat secara dini mendapatkan pathomorphologi diagnosis.
Pementasan stadium kanker ginjal
Menurut metode Robson, stadium kanker ginjal dapat dibagi menjadi tahap-tahap berikut di bawah ini :
Stadium I: Tumor terletak di dalam kapsul ginjal.
Stadium II: Tumor invasi ke lemak sekitar ginjal, tapi masih terbatas pada fasia perirenal.
Stadium III: dibagi menjadi stadium IIIa, stadium IIIb dan stadium IIIc
Stadium IIIa: Tumor invasi ke vena ginjal atau inferior vena pulsa statis;
Stadium IIIb: Invasi ke kelenjar getah bening regional
Stadium IIIc: Di saat bersamaan invasi ke vena ginjal, vena cava inferior, kelenjar getah bening.
Stadium IV: dibagi menjadi stadium IVa dan stadium IVb.
Stadium Iva: Tumor invasi ke organ yang berdekatan dengan ekstra-adrenal;
Stadium Ivb: Metastasis jauh tumor.

Metode pengobatan kanker ginjal

Setelah diagnosis kanker dan pementasan, dokter akan membicarakan secara spesifik tentang program pengobatan, pada saat ini menyediakan sedikit waktu untuk berpikir tentang progam pengobatan yang akan dipilih sangatlah penting. Salah satu faktor pengaruh yang penting adalah pementasan kanker. Pertimbangan lainnya termasuk kondisi kesehatan sendiri,efek samping dari progam pengobatan, apakah dapat memperpanjang hidup, meringankan gejala dan lainnya.
Jika menderita kanker ginjal, maka pilihan pengobatannya termasuk: operasi, radioterapi, terapi bertarget, imunoterapi, kemoterapi atau terapi-terapi ini digunakan bersama.
1. Operasi
(1) Operasi pengangkatan seluruh ginjal, kelenjar adrenal dan reseksi jaringan adiposa di sekitar ginjal. Juga pengangkatan kelenjar getah bening didekatnya. Kebanyakan pasien oleh karena itu hanya dapat bergantung pada satu ginjal untuk menyaring urin.
(2) Diseksi kelenjar getah bening : Ketika kanker telah mencapai kelenjar getah bening, banyak dokter di saat melakukan reseksi radikal, juga akan membersihkan kelenjar getah bening.
(3) Partial nephrectomy : Eksisi bagian jaringan ginjal yang mengandung tumor.
(4) Reseksi metastasis: Reseksi tumor yang telah metastase, hal
ini dapat membantu mengurangi rasa sakit pasien dan gejalanya.
2. Metode Terapi pisau Ar-He
Di bawah panduan USG atau CT, probe pembekuan ditusukkan ke dalam tumor, disalurkan gas argon dengan cepat menurunkan suhu tumor, kemudian mengubah menyalurkan gas helium, sehingga bola es menghangat kembali, setidaknya dua kali siklus, sehingga mencapai penghancuran jaringan tumor.
3. Radiofrekuensi ablasi
Teknologi ini adalah penerapan energi tinggi gelombang radio untuk memanaskan tumor. Di bawah panduan peralatan pencitraan, dengan perkutan ditusukkan ke tumor melalui kulit, tumor dipanaskan dengan frekuensi tinggi untuk menghancurkan sel-sel tumor.
4. Metode Radioterapi
Radioterapi adalah penerapan sinar berenergi tinggi ( seperti sinar X ) untuk membunuh atau mengecilkan sel kanker .
5. Metode terapi bertarget
Terapi bertarget adalah untuk menghambat pertumbuhan pembuluh darah yang mensuplai nutrisi untuk tumor dan pertumbuhan sel kanker di bagian lain.
6. Metode imunoterapi
Terutama untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sendiri untuk melawan atau menghancurkan sel-sel kanker.
7. Metode kemoterapi
Kemoterapi adalah dengan menginjeksikan obat anti kanker ke pembuluh darah atau dengan pil oral. Obat ini akan melalui darah mengalir ke seluruh tubuh.

Terapi karakteristik TCM

TCM setelah bertahun-tahun melakukan eksplotasi dan penelitian, TCM efektif dalam pengobatan yang seimbang dan menguatkan tubuh dalam melawan kanker, obat TCM dapat menjelajahi dalam seluruh proses pengobatan kanker ginjal, para ahli dapat menggabungkan teori diagnosa dan pengobatannya dengan metode terapi lainnya untuk meningkatkan efektifitas pengobatan dan meminimalisasi racun, penggunaan TCM murni juga memiliki efektif tertentu dalam menghambat perkembangan tumor, memperbaiki kualitas hidup dan lainnya. Selain itu akupunktur, penusukan jarum, injeksi akupoin, urut, qigong terapi juga sangat membantu pasien kanker ginjal untuk mengurangi gejala dan meningkatkan khasiat.

Bisa mendapatkan dukungan apa saja?

Dalam praktek telah membuktikan bahwa pelayanan dan pengobatan tim gabungan multi-disiplin yang terdiri dari bedah onkologi, medis onkologi, pengobatan tradisional China, patologi, radiologi, ahli anestesi, suster perawat profesional dan lainnya, dengan adanya sekelompok tim ahli kanker pengobatan barat dan pengobatan tradisional yang terkenal, dapat menentukan program pengobatan yang paling efektif, paling cocok, paling ekonomis untuk pasien, sehingga sangat meningkatkan hasil pengobatan pasien kanker.
Tim gabungan multi-disiplin dari Rumah Sakit Modern Cancer Guangzhou dengan metode sistem medis “one-stop”, melakukan diagnosis dan pengobatan komprehensif terhadap pasien, dengan tidak menambah bebannya pasien, di satu sisi memberikan layanan medis menyeluruh secara mendekat untuk pasien, di sisi lainnya lebih meningkatkan efisiensi dan standar medis. Jalur komunikasi antara dokter dengan pasien yang beragam, termasuk konsultasi online, melalui email, komunikasi telepon dan pertemuan secara langsung, menyediakan layanan konsultasi secara umum bagi pasien, membantu mereka dapat secara efisien melawan kanker. Tim pengobatan yang terdiri dari dokter, suster perawat, ahli nutrisi dan penerjemah, bisa memenuhi berbagai level kebutuhan pasien dari berbagai negara yang berbeda. Dengan adanya lingkungan pertukaran informasi yang lancar pasien bisa merasa lebih tenang bekerja sama dengan rumah sakit untuk melakukan pengobatan.
SUMBER: http://moderncancerhospital.co.id/kanker_ginjal/?utm_source=adwords&utm_medium=serp&utm_term=%2Bkanker%20%2Bginjal&utm_content=id.spi-ginjal&utm_campaign=id.sp-other&utm_dev=c&utm_net=g&utm_tar=&utm_pla=&utm_mat=b&utm_adp=1t1&utm_loc=9072668&utm_cam=1372914205&utm_adg=53202241125&utm_cre=281364542340&gclid=Cj0KCQiA68bhBRCKARIsABYUGidVsP9EWmbAtOxzH5fwP84McuRemkUJmptrDBAI4OygBC2fSJYQ_xEaAnlDEALw_wcB